Sentra IKM Hortikultura Diharapkan Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Pertanian

  • 19 Jun 2026 04:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Keberadaan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) hortikultura diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat. Fasilitas tersebut juga dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kesejahteraan petani dan pelaku usaha kecil di Tanah Datar.

Di Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meninjau Sentra IKM olahan tomat dan cabai, Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan itu turut dihadiri sejumlah kepala OPD, camat, wali nagari, serta pengurus koperasi pengelola sentra IKM.

Ahmad Fadly melihat langsung proses produksi dan berdiskusi dengan pengelola terkait pengembangan usaha. Ia menilai terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar produk olahan hortikultura memiliki daya saing yang lebih kuat.

Menurutnya, kualitas bahan baku harus tetap terjaga untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Selain itu, penguatan merek dan manajemen usaha juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha.

“Setelah melihat langsung proses produksi dan berdiskusi dengan pihak terkait, kami melihat bahwa kualitas bahan baku harus benar-benar terjaga kualitasnya. Selain itu, merek produk juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya tarik penjualan. Manajemen pengelolaan yang baik juga sangat dibutuhkan untuk memperkuat perencanaan, pengendalian, hingga pencapaian target usaha,” katanya.

Ia menegaskan Sentra IKM Hortikultura merupakan investasi jangka panjang yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, sentra tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Saya juga mengajak pelaku usaha berbasis hortikultura memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal. Camat dan wali nagari diminta ikut mendorong pemanfaatan sentra tersebut agar dampak ekonominya semakin luas bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanah Datar, Nusyirwan, menjelaskan Sentra IKM dikelola UPTD dengan proses produksi dijalankan koperasi. Saat ini, produk saus tomat yang dihasilkan telah dimanfaatkan sejumlah pelaku UMKM meski kapasitas produksi masih terbatas karena keterbatasan modal dan jumlah pesanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....