Pemko Padang Wujudkan Keamanan Pangan

  • 18 Jun 2026 20:44 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat dalam memastikan dan menjamin keamanan konsumsi pangan bagi masyarakat luas. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang dengan menggelar pertemuan pendampingan pengisian tools Kabupaten/Kota Pangan Aman, bertempat di Aula Rapat Bappeda, Kamis, 18 Juni 2026.

Pertemuan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang. Kegiatan ini diikuti Person in Charge (PIC) dari berbagai Perangkat Daerah yang tergabung dalam tim kerja menuju Padang Sebagai Kota Pangan Aman 2026.

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, menjelaskan agenda ini merupakan tindak lanjut konkret dari audiensi Kepala BBPOM Padang bersama Sekretaris Daerah Kota Padang yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Kita bergerak bersama menciptakan harmonisasi untuk memastikan seluruh pangan di Kota Padang aman dikonsumsi masyarakat," katanya.

Swesti mengatakan, pertemuan ini berfokus pada evaluasi evidence (bukti) dari indikator keberhasilan kinerja setiap perangkat daerah. Evaluasi ini dinilai krusial untuk menjaga agar ritme dan arah kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap selaras demi mewujudkan target kota pangan aman.

Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli dari BBPOM Padang, Asfrianti, menyatakan kehadiran timnya bertujuan untuk memberikan asistensi teknis dalam pengisian instrumen penilaian. "Besar harapan kami, melalui kegiatan ini seluruh OPD dapat melengkapi data yang dibutuhkan secara maksimal, sehingga mampu mengantarkan Kota Padang meraih predikat juara Kabupaten/Kota Pangan Aman tahun 2026," ujarnya.

Senada dengan hal itu, Reni Septrianti yang juga PFM Ahli BBPOM Padang, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses self-assessment (penilaian mandiri) ini. Keaktifan sangat diperlukan.

"Keterlibatan aktif seluruh OPD sangat berdampak pada maksimalnya pengisian tools. Dengan pendampingan intensif ini, kita optimis Kota Padang mampu mencapai level tertinggi tersebut dan menjaga keberlanjutannya di tahun-tahun mendatang," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....