Kapasitas Relawan KSB Kota Padang Terus Diperkuat Hadapi Ancaman Bencana

  • 15 Jun 2026 01:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat kapasitas relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) sebagai garda terdepan dalam penanganan kebencanaan di tengah masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Jambore dan Pelatihan KSB Kota Padang Tahun 2026 yang diikuti 700 relawan dari seluruh kecamatan.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menutup kegiatan di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Minggu, 14 Juni 2026, mengatakan keberadaan KSB memiliki peran penting dalam mengurangi risiko bencana dan mempercepat penanganan saat kondisi darurat terjadi. Sebab Kota Padang merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, sehingga kesiapsiagaan masyarakat, khususnya relawan KSB, harus terus ditingkatkan melalui pelatihan dan penguatan kapasitas secara berkelanjutan.

"KSB adalah garda terdepan dalam penanganan bencana di tengah masyarakat. Keberadaan dan kesiapsiagaan relawan menjadi kekuatan besar dalam mengurangi risiko serta mempercepat respons saat terjadi bencana," ujarnya.

Ia juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang untuk terus mendukung operasional KSB. Termasuk melengkapi kebutuhan peralatan penanggulangan bencana di setiap kecamatan.

Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi kebutuhan penting bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan saat terjadi bencana. Jambore dan Pelatihan KSB Kota Padang Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, 12 hingga 14 Juni.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan relawan. Ia menegaskan a KSB memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana di tingkat masyarakat.

:Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi teknis seperti Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), manajemen posko bencana, penggunaan chainsaw dan radio komunikasi, serta simulasi penanganan dan mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap seluruh relawan KSB semakin tangguh, sigap, dan mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....