Padang Panjang Perkuat Komitmen Lingkungan, Dukung Gerakan Indonesia ASRI
- 07 Jun 2026 06:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang menegaskan komitmen untuk terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim melalui berbagai aksi nyata yang melibatkan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Komitmen itu kembali ditegaskan melalui partisipasi Pemko Padang Panjang dalam peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar secara nasional. Hal ini dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Sabtu, 6 Juni 2026.
Gerakan yang mengusung tema “Saatnya Beraksi untuk Iklim” tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim melalui tindakan yang berkelanjutan.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengatakan pemerintah daerah siap mendukung berbagai program nasional di bidang lingkungan hidup melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. "Komitmen menjaga lingkungan harus diwujudkan dengan aksi yang berkelanjutan. Pemerintah bersama masyarakat perlu terus membangun budaya hidup bersih agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang," katanya.
Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kesadaran tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa depan.
Sebelum mengikuti peluncuran nasional secara virtual, jajaran Pemko Padang Panjang terlebih dahulu melaksanakan kegiatan korve dan aksi pilah sampah di sejumlah titik kota. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan lingkungan.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat, menegaskan dampak perubahan iklim kini telah dirasakan melalui berbagai fenomena seperti cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga penurunan kualitas lingkungan. Untuk itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Melalui Gerakan Indonesia ASRI, masyarakat didorong untuk melakukan langkah sederhana. Namun berdampak besar, seperti mengurangi timbulan sampah, memilah sampah dari sumbernya, menanam pohon, menghemat energi, dan memperkuat berbagai aksi berbasis alam,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....