Pemkab Pasaman Barat Buka Akses Rura Patontang
- 07 Jun 2026 03:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat mulai mempercepat upaya membuka keterisolasian wilayah Rura Patontang di Kecamatan Koto Balingka melalui perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas masyarakat. Pembenahan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan dasar bagi warga setempat.
Langkah tersebut ditandai dengan dimulainya pekerjaan perbaikan jalan menuju Rura Patontang pada Sabtu, 6 Juni 2026. Alat berat yang tiba di lokasi sejak pagi langsung dikerahkan untuk membuka dan menata badan jalan pada sejumlah titik yang selama ini sulit dilalui kendaraan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pasaman Barat Yulianto. Hal ini untuk menjadikan akses menuju Rura Patontang sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
“Tahap awal yang kami lakukan adalah memperbaiki ruas jalan yang paling sulit dilalui. Ini agar akses masyarakat dapat kembali terbuka,” katanya.
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemkab Pasaman Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp350 juta yang bersumber dari APBD melalui dana pemeliharaan jalan dan jembatan serta dana peningkatan jalan. Anggaran itu difokuskan pada penanganan titik-titik kerusakan terparah yang selama ini menjadi hambatan utama akses masyarakat.
Pada tahap awal, Dinas PUPR menargetkan pengerasan jalan sepanjang 1,2 kilometer. Ruas tersebut merupakan bagian jalan yang masih berupa tanah dan kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Jika pengerasan selesai, kendaraan roda empat diharapkan sudah dapat menjangkau kawasan tersebut.
“Selain perataan jalan, pekerjaan yang dilakukan juga meliputi pembentukan badan jalan, penimbunan pada titik kerusakan berat, pengerasan menggunakan material pasir dan batu. Kemudian, pembangunan gorong-gorong, pemasangan pelat duiker, hingga pengecoran beton pada sejumlah tanjakan yang selama ini menjadi titik rawan bagi kendaraan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....