Bungus Teluk Kabung Andalkan Potensi Lokal Cetak Kafilah MTQ Berkualitas

  • 07 Jun 2026 00:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang berkomitmen memperkuat pembinaan generasi Qurani melalui pemanfaatan potensi lokal dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-42 tingkat kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembinaan berlangsung berkelanjutan dan mampu melahirkan peserta yang benar-benar berasal dari daerah setempat.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mewajibkan seluruh peserta yang mengikuti MTQ berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Kebijakan itu sekaligus menjadi upaya mendorong pembinaan talenta Al-Qur'an sejak usia dini tanpa bergantung pada peserta dari luar wilayah.

Ketua Pelaksana MTQ Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Deri Suherman, menegaskan seluruh kafilah yang bertanding merupakan putra-putri asli daerah yang selama ini dibina di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara mandiri akan menghasilkan kader yang lebih siap dan berkelanjutan.

"Yang teristimewa di Bungus Teluk Kabung ini adalah semua peserta wajib putra asli daerah. Kita tidak boleh mengambil pemain atau peserta dari luar kecamatan. Semuanya anak-anak atau bibit-bibit yang berasal dari Bungus Teluk Kabung," katanya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Melalui pembinaan tersebut, Bungus Teluk Kabung optimis dapat melahirkan kafilah yang kompetitif untuk menghadapi MTQ tingkat Kota Padang yang akan digelar di Kecamatan Koto Tangah. Target yang dibidik tidak tanggung-tanggung, yakni menembus tiga besar bahkan meraih gelar juara umum.

Untuk menjaga kesinambungan pembinaan setelah MTQ berakhir, pihak kecamatan juga menyiapkan program Tilawatil Qur'an Center yang akan disinergikan dengan Program Unggulan Smart Surau Pemerintah Kota Padang. Program ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kemampuan peserta yang memiliki potensi di bidang Al-Qur'an.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kantor Camat Bungus Teluk Kabung direncanakan difungsikan sebagai pondok Al-Qur'an sebanyak dua kali dalam sebulan. Fasilitas itu nantinya digunakan untuk pembinaan dan pendalaman kemampuan tilawah serta cabang-cabang MTQ lainnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang mendukung penuh upaya pembinaan berbasis potensi lokal tersebut. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Padang, Tarmizi Ismail, menilai integritas dan profesionalisme menjadi faktor penting dalam menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili daerah pada jenjang yang lebih tinggi.

"Kita berharap lomba ini berjalan dengan baik, dengan fair, dan menghasilkan orang-orang yang terbaik. Tim juri harus memperlihatkan profesionalismenya. Hari ini kita murni melihat bagaimana kemampuan putra-putri kita," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....