TPA Ahsanu Amala Pasbar Masuk Nominasi Praktik Baik TAMASYA 2026

  • 05 Jun 2026 01:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Tempat Penitipan Anak (TPA) Ahsanu Amala Kabupaten Pasaman Barat masuk nominasi Praktik Baik dalam Penilaian Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Tahun 2026. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 127/PK.01/F1/2026.

Sebagai tindak lanjut, Tim Penilai Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat melakukan wawancara pendalaman secara daring melalui Zoom Meeting di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu, 3 Mei 2026. Dalam proses penilaian, tim meninjau berbagai aspek layanan yang diterapkan TPA Ahsanu Amala. Aspek yang dinilai meliputi keamanan dan kenyamanan lingkungan, kualitas edukasi dan stimulasi perkembangan anak, serta sistem pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Selain itu, tim juga mengevaluasi sistem rujukan terpadu yang digunakan untuk mendeteksi dini risiko tumbuh kembang anak. Sementara itu, penilaian juga dilakukan terhadap upaya penanganan kasus khusus, serta mekanisme pemantauan berkelanjutan bagi anak yang membutuhkan intervensi lebih lanjut.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, mengatakan Program TAMASYA merupakan langkah strategis dalam mewujudkan layanan pengasuhan anak yang berkualitas sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga dan percepatan penurunan angka stunting. “Layanan pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan terlindungi,” ujarnya.

Menurutnya, Program TAMASYA berperan dalam memastikan anak memperoleh pengasuhan optimal. Dikatakannya, melalui peningkatan kompetensi pengasuh serta pemantauan tumbuh kembang yang berkesinambungan dapat membantu mengoptimalkan pengasuhan yang laik.

Sementara itu, Asisten III Setda Pasaman Barat, Harlina Syahputri, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk terus mendukung pengembangan Program TAMASYA, termasuk melalui penguatan layanan di TPA Ahsanu Amala. “Program ini merupakan inovasi sosial yang strategis karena tidak hanya menyediakan layanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, perlindungan anak, dan penguatan ketahanan keluarga,” katanya.

Harlina menilai keberhasilan TPA Ahsanu Amala menunjukkan sinergi antara masyarakat, yayasan, dan pemerintah mampu menghadirkan layanan yang berdampak positif bagi tumbuh kembang anak. Ia menambahkan, Pemkab Pasaman Barat akan terus memberikan pembinaan, pendampingan, penguatan kelembagaan, serta mendorong kolaborasi lintas sektor agar program tersebut dapat berkelanjutan dan menjadi model layanan pengasuhan anak usia dini di daerah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....