Densus 88 dan Astra Beri Pelatihan Teknisi AC bagi Mantan Napiter

  • 02 Jun 2026 19:32 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Densus 88 Anti Teror Polri bersama dengan PT Astra International Tbk mengadakan pelatihan teknisi AC bagi mantan narapidana terorisme (napiter), mantan jaringan teror, dan organisasi keagamaan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mantan Napiter bisa mendapatkan kembali kemandirian ekonomi.

“Pelatihan ini diikuti sebanyak 29 peserta. Rinciannya dari Provinsi Sumatera Barat ada 14 orang, Riau 1 orang, Sumatera Utara 10 orang, dan Jambi 4 orang,” kata Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Sumatera Barat Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Jim Brilliant Birnes kepada awak media usai pembukaan kegiatan, Selasa 2 Juni 2026.

Ia menyampaikan, pelatihan berlangsung selama lima hari dari 2 sampai 6 Juni 2026 di BBPPKS Padang, Kemensos RI. “Ini merupakan wujud negara hadir dengan didukung seluruh stakeholder baik kementerian/lembaga, maupun swasta dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan deradikalisasi. Tujuan dari kegiatan pelatihan teknisi AC ini adalah untuk membantu para mantan napiter dan mantan jaringan terorisme dalam reintegrasi sosial,” ujarnya.

Kombes Pol Jim mengatakan, kunci utama dalam reintegrasi sosial yaitu kemandirian ekonomi. Sebab ketika kebutuhan keluarga telah terpenuhi, maka diharapkan dapat juga memberikan kontribusi bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan densus 88 dalam penanggulangan terorisme yaitu melalui soft approach dengan mengutamakan pencegahan dan deradikalisasi melalui pendekatan kemanusiaan, dialog, serta pendampingan berkelanjutan kepada saudara-saudara kita yang terpapar intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET). Selain itu peran serta seluruh stakeholder baik pemerintah, swasta, dan juga seluruh masyarakat sangat penting bagi keberhasilan penanggulangan terorisme,” ujarnya.

Sementara itu, Dept Head Strategic Business Intelligence PT Astra International Tbk, Jaka Fernando mengatakan program tersebut merupakan implementasi nilai perusahaan yang menekankan kontribusi bagi bangsa dan negara. Pelatihan di Padang merupakan yang ketujuh kali bagi mantan napiter binaan Densus 88.

Ia menyampaikan, kegiatan ini sudah dimulai sejal 2023. Program ini telah menjangkau hampir 300 peserta di berbagai daerah.

“Kami sangat senang berkolaborasi dengan Densus 88. Ini juga solusi untuk mencetak teknisi AC profesional,” katanya.

Peserta pelatihan Muhammad Rofik merasa bersyukur ikut dilibatkan dalam program reintegrasi sosial ini. Ke depan melalui pelatihan teknisi AC ini diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

“Tantangan terbesar setelah kembali ke masyarakat adalah menyesuaikan diri dan membangun kembali hubungan sosial. Namun, proses tersebut terbantu karena ada dukungan berbagai pihak, termasuk aparat desa dan tim pendamping yang menjembatani komunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....