Penyembelihan Hewan Kurban Perhatikan Sanitasi dan Ramah Lingkungan
- 28 Mei 2026 19:56 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Penyembelihan hewan kurban harus memperhatikan aspek kebersihan, sanitasi, hingga pengelolaan limbah. Dengan demikian tidak tidak menimbulkan pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kota Padang Sovia Hariani mengingatkan agar tempat penyembelihan hewan kurban memiliki saluran khusus untuk pembuangan darah. Disarankan menyediakan septic tank agar aliran darah langsung tertampung sehingga tidak menimbulkan bau.
“Jika tidak ada septic tank untuk darah bisa menyediakan lubang. Kemudian tutup lubang itu dengan baik agar tidak mengeluarkan bau maupun digali hewan lain,” katanya, Kamis, 28 Mei 2026.
Sovia menjelaskan, darah hewan kurban bisa menjadi media berkembangnya bakteri.Apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan aroma menyengat beberapa hari setelah proses penyembelihan selesai.
Selain itu, kata Sovia, panitia kurban juga diimbau menerapkan sistem zona bersih dan kotor selama proses pemotongan daging kurban. Petugas yang berada di area kotor tidak diperbolehkan berpindah ke area bersih guna mencegah kontaminasi.
“Kebersihan saat proses pencincangan dan pengolahan daging juga harus dijaga. Penggunaan alat penggantung hewan saat pengulitan dinilai lebih baik agar daging tidak bersentuhan langsung dengan tanah atau lantai yang berpotensi menjadi sumber bakteri,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk pendistribusian daging kurban, dianjurkan menggunakan wadah ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik. Jika terpaksa menggunakan plastik, disarankan memakai yang berwarna putih transparan.
“Hindari penggunaan plastik berwarna hitam. Sebab kurang aman bagi kesehatan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....