Dua Tahun Pascabencana, Jembatan Manunggal dan Panti Tanah Datar Mulai Dibangun
- 27 Mei 2026 10:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dua jembatan yang rusak akibat banjir bandang atau galodo tahun 2024 di Kabupaten Tanah Datar akhirnya mulai ditangani setelah dua tahun menjadi keluhan masyarakat. Jembatan Simpang Manunggal sudah mulai dikerjakan, sementara Jembatan Panti memasuki proses tender tahun ini.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan hal tersebut ketika meninjau langsung lokasi pembangunan kedua jembatan tersebut, Selasa, 26 Mei 2026. Peninjauan dilakukan bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zuldafri Darma, dan pejabat teknis Dinas PUPR Tanah Datar.
Pembangunan jembatan sementara di lokasi Jembatan Simpang Manunggal telah dimulai sebagai jalur pengalihan arus lalu lintas. Jembatan sementara itu dibangun untuk memastikan mobilitas warga tidak terganggu selama proses pembangunan jembatan permanen berlangsung.
"Alhamdulillah, saat ini jembatan Simpang Manunggal sudah mulai dikerjakan. Pembangunan jembatan sementara juga telah dimulai untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung," ujar Eka Putra.
Eka Putra meminta masyarakat bersabar karena gangguan arus lalu lintas tidak dapat dihindari selama proses pengerjaan. Ia juga meminta dukungan warga yang lahannya diperlukan untuk pembangunan jembatan sementara hingga jembatan permanen selesai dikerjakan.
"Tahun ini jembatan Simpang Manunggal dan jembatan Panti sama-sama mulai dikerjakan, termasuk perbaikan ruas jalan Ombilin - Batusangkar. Semoga seluruh proses berjalan lancar sehingga masyarakat kembali merasa aman dan nyaman saat melintas," ujar Eka Putra.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zuldafri Darma, mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang terus memperjuangkan anggaran perbaikan infrastruktur pascabencana hingga ke pemerintah pusat. Sebagai putra daerah Kecamatan Lima Kaum, ia menyatakan perjuangan Bupati Eka Putra mendorong penganggarannya di DPRD Provinsi.
"Atas nama pribadi dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati Eka Putra yang tiada henti memperjuangkan pembangunan kembali jembatan ini. Perjuangan itu dilakukan hingga ke pemerintah pusat, sehingga kami di DPRD Provinsi juga ikut mendorong penganggarannya," kata Zuldafri.
Galodo yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2024 menyebabkan kerusakan pada sejumlah jembatan, jalan, fasilitas umum, dan permukiman warga. Kedua jembatan yang kini mulai ditangani merupakan jalur penting penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....