Pemko Padang Panjang Dukung Penanaman Kedelai, Sediakan 5,8 Hektare Lahan
- 26 Mei 2026 16:50 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang mendukung program nasional penanaman kedelai. Rencananya dilaksanakan serentak di berbagai daerah pada Juli 2026 mendatang sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra saat menerima kunjungan Asisten Teritorial (Aster) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II, Kolonel Marinir Wartono di Balai Kota, Selasa, 26 Mei 2026. Allex menegaskan Pemko Padang Panjang siap mendukung program pengembangan komoditas kedelai karena dinilai sejalan dengan upaya menjaga ketahanan pangan dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
“Kita sepakat mendukung program ketahanan pangan di Indonesia, termasuk di Padang Panjang. Mudah-mudahan penanaman kedelai ini dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan kedelai memiliki peluang yang cukup baik karena kebutuhan terhadap komoditas tersebut masih tinggi. Terutama sebagai bahan baku pangan seperti tahu dan tempe.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Varia Warvis menyebutkan, program penanaman kedelai menjadi hal baru dan berpotensi menarik minat masyarakat maupun petani. Ia menjelaskan, saat ini sudah terdapat sekitar 5,8 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman kedelai.
“Sudah ada lahan sekitar 5,8 hektare yang berminat untuk penanaman. Kami tentu mendukung kegiatan ini agar bisa dimatangkan dengan baik, termasuk mengetahui jadwal pasti pelaksanaannya,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Kolonel Wartono menjelaskan, program panen bersama dan penanaman kedelai merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Padang Panjang terhadap rencana kerja sama tersebut.
“Terima kasih atas sambutan dan dukungan terhadap kerja sama penanaman kedelai ini. Penanaman akan dilakukan serentak yang direncanakan Juli mendatang,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....