BKKBN Sumbar Kukuhkan PIK-R di MAS Ar-Risalah, Remaja Dibentengi dari Tiga Ancaman
- 27 Mei 2026 02:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tiga puluh remaja putra MAS Ar-Risalah resmi dikukuhkan sebagai anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Sakato sebagai langkah nyata menghadapi tiga ancaman tersebut. Pengukuhan berlangsung di Lapangan Upacara MAS Ar-Risalah, Padang, Senin, 25 Mei 2026.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, mengatakan PIK-R harus menjadi benteng nyata bagi remaja dari berbagai perilaku menyimpang. Ia menargetkan anggota PIK-R mampu mencapai kondisi nol kasus terhadap tiga permasalahan remaja yang paling mengkhawatirkan saat ini.
"Saya ingin menyampaikan agar anak-anak dapat menjadikan PIK-R sebagai ruang positif untuk terhindar dari kenakalan remaja. PIK-R ini dapat menjadi wadah untuk mendapatkan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi dan delapan fungsi keluarga," ujar Mardalena.
Ia berharap program ini melahirkan generasi remaja yang sehat, berintegritas, dan berakhlak mulia. Masa remaja yang hanya sekali seumur hidup, menurutnya, harus diisi dengan kegiatan positif dan bermakna.
Ketua PIK-R Sakato, Syafiq, menyambut pengukuhan ini dengan harapan besar terhadap peran wadah baru tersebut. Ia berterima kasih kepada para guru yang telah memberi ruang bagi siswa untuk berkreasi dan berkembang melalui PIK-R.
"PIK-R Sakato diharapkan menjadi ruang berkembang bagi anak muda. Dengan cara saling mendukung satu sama lain," kata Syafiq.
Kepala MAS Ar-Risalah, Layla Yusra, menyatakan sekolah berkomitmen mendukung program ketahanan remaja melalui PIK-R. “Keberadaan wadah ini sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara mental dan moral,” ujar Layla.
PIK-R merupakan program nasional BKKBN yang dirancang sebagai wadah edukasi dan konseling kesehatan reproduksi bagi remaja. Program ini menyasar siswa di tingkat sekolah menengah sebagai kelompok yang paling rentan terhadap berbagai risiko perilaku menyimpang akibat kurangnya informasi yang benar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....