Pessel Terima Bantuan Alkes dan Dana Fisik Sebesar Rp41,5 Miliar dari APBN 2026
- 25 Mei 2026 14:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kabupaten Pesisir Selatan mendapat kucuran dana pembangunan infrastruktur kesehatan dan alat kesehatan modern senilai Rp41,5 miliar dari APBN 2026. Bantuan dari Kementerian Kesehatan itu dialokasikan untuk sejumlah puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di wilayah tersebut.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengumumkan bantuan ini saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Senin, 25 Mei 2026. Ia menyebut dana tersebut merupakan hasil komunikasi intensif pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat.
"Alhamdulillah, kucuran bantuan APBN 2026 ini adalah buah dari kerja keras dan komunikasi intensif kita bersama pemerintah pusat. Dana puluhan miliar untuk bangunan fisik seperti Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Ili Sago dan beberapa puskesmas strategis adalah jawaban nyata atas kebutuhan dasar masyarakat kita," ujar Hendrajoni. "
Dana sebesar Rp41,5 miliar tersebut dialokasikan spesifik untuk pembangunan fisik infrastruktur kesehatan di sejumlah titik. Selain dana fisik, Kementerian Kesehatan juga menyalurkan paket alat kesehatan modern yang didistribusikan langsung ke fasilitas kesehatan tingkat tapak.
Hendrajoni menjelaskan , alat kesehatan yang diterima mencakup berbagai jenis, mulai dari kursi gigi hingga laringoskopi. Pemerintah pusat juga mengonfirmasi masih ada alat kesehatan lanjutan yang sedang dalam proses pendataan untuk segera dikirimkan ke Pesisir Selatan.
Hendrajoni menegaskan pemerataan fasilitas kesehatan dari utara hingga selatan Pesisir Selatan menjadi prioritas pemerintahannya. Ia meminta seluruh kepala puskesmas dan tenaga medis memanfaatkan alat kesehatan baru secara maksimal dan transparan.
"Saya instruksikan kepada seluruh kepala puskesmas dan tenaga medis, jaga dan rawat alkes baru ini dengan baik. Jangan sampai ada alat canggih yang telantar atau tidak dioperasikan," kata Hendrajoni.
Ia berharap kelengkapan fasilitas di puskesmas dapat mengurangi kebiasaan warga berobat ke luar daerah. Bantuan tahap berikutnya masih menunggu proses pendataan sebelum dikirimkan ke Pesisir Selatan.
Ketersediaan alat kesehatan yang memadai di fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi salah satu indikator kualitas layanan kesehatan dasar. Puskesmas yang lengkap secara peralatan dinilai mampu menekan angka rujukan dan meringankan beban rumah sakit daerah sekaligus menghemat biaya transportasi warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....