PPIH Padang Waspadai Jemaah Lansia Tersesat di Tanah Suci
- 24 Mei 2026 04:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang mewaspadai risiko jemaah lansia tersesat menjelang puncak ibadah haji. Pengawasan diperketat menyusul kasus jemaah Indonesia hilang di Arab Saudi.
Ketua PPIH Embarkasi Padang, M. Rifki, mengatakan jemaah dengan demensia menjadi kelompok paling rentan. Mereka mudah kehilangan arah saat keluar dari kamar penginapan.
Rifki menjelaskan pengawasan dilakukan melalui ketua regu dan ketua rombongan setiap kloter. Petugas diminta memantau pergerakan jemaah lanjut usia secara ketat.
“Jemaah demensia biasanya dua langkah keluar kamar langsung lupa arah. Kondisi itu membuat petugas harus melakukan pendampingan lebih intensif,” ujar Rifki pada RRI, Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Rifki, kasus jemaah terpisah dari rombongan sebenarnya sering terjadi saat musim haji. Namun, sebagian besar jemaah biasanya ditemukan kembali dalam waktu singkat.
Ia membandingkan kondisi itu dengan kasus jemaah Indonesia yang hilang hampir sepekan di Arab Saudi. Kasus tersebut mendapat perhatian luas dari pemerintah dan petugas haji.
Rifki mengatakan petugas kloter diminta segera melapor jika menemukan jemaah memerlukan perhatian khusus. Langkah cepat diperlukan agar pencarian dapat segera dilakukan bila terjadi kehilangan.
Puncak ibadah haji akan dimulai dalam beberapa hari mendatang dengan pergerakan besar menuju Arafah. Kepadatan jemaah diperkirakan meningkat sehingga pengawasan terhadap lansia menjadi prioritas utama PPIH.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....