Pemerintah Pesisir Selatan Mengkaji Pemugaran Rumah Cetak Pitih Lengayang

  • 24 Mei 2026 02:03 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rumah bekas lokasi pencetakan uang perjuangan di Koto Pulai, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kini mulai mengkaji rencana pemugaran bangunan yang dikenal masyarakat sebagai Rumah Cetak Pitih Lengayang tersebut.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi mengatkan kunjungan itu bertujuan melihat kondisi terkini bangunan sekaligus menginventarisasi kebutuhan pemugaran. Pemerintah kabupaten memastikan bangunan cagar budaya tersebut tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

"Bapak Bupati meminta agar dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sehingga rumah bersejarah ini tetap terpelihara dengan baik. Bangunan ini menjadi bagian penting dari perjalanan perjuangan bangsa di daerah ini," ujar Riswandi, Sabtu 23 Mei 2026

Riswandi menambahkan pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis terkait bentuk penanganan yang diperlukan. Kajian itu mencakup kebutuhan anggaran dan mekanisme pelestarian sesuai ketentuan yang berlaku untuk bangunan cagar budaya.

Bangunan tersebut tercatat pernah dipugar pada tahun 2006. Namun seiring bertambahnya usia bangunan, sejumlah bagian kembali mengalami kerusakan dan memerlukan penanganan lanjutan.

Wali Nagari Kambang Timur, Afriyalmi menyampaikan masyarakat setempat berharap pemugaran dapat segera direalisasikan. “Keberadaan Rumah Cetak Pitih Lengayang diharapkan tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan generasi muda,” ujar Afrialmi.

Rumah Cetak Pitih Lengayang merupakan salah satu bukti sejarah penting perjuangan kemerdekaan di Pesisir Selatan. Bangunan itu pernah menjadi lokasi pencetakan uang perjuangan pada masa revolusi dan hingga kini menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....