Dishub Padang Wajibkan Bus AKDP dan AKAP Masuk Terminal Anak Air
- 23 Mei 2026 08:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang berkomitmen menuntaskan persoalan gangguan arus lalu lintas yang dipicu antrean kendaraan di terminal bayangan pada sejumlah ruas jalan. Dinas Perhubungan Kota Padang menegaskan, seluruh angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) nantinya wajib masuk ke Terminal Anak Air setelah pelebaran jalan selesai dilakukan.
Dinas Perhubungan Kota Padang memastikan terus melakukan penertiban angkutan AKDP maupun AKAP yang mangkal di sepanjang ruas jalan di kota ini, di antaranya di Jalan Profesor Hamka dan Simpang Tunggul Hitam. Sebab keberadaan angkutan yang mangkal, memicu gangguan arus lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sumatera Barat dan Balai Pengelola Transportasi Darat. Koordinasi dilakukan untuk menertibkan bus yang masih menaikkan penumpang di pinggir jalan. Kemudian dilakukan pelebaran akses jalan ke Terminal Regional Tipe A agar angkutan leluasa masuk ke terminal karena selama ini, pengemudi enggan masuk terminal dengan alasan akses sempit.
““Kalau jalan sudah diperlebar nanti tidak ada lagi alasan bus tidak masuk terminal. Semua bus AKDP dan AKAP wajib masuk ke terminal” ujar Yudi dalam program Halo RRI, Jumat, 22 Mei 2026.
Yudi menegaskan, angkutan umum AKDP maupun AKAP wajib menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. Apalagi, akses Terminal Regional Anak Air sudah terhubung dengan koridor Trans Padang sehingga tidak sulit bagi masyarakat untuk menyambung ke tujuan lain di Kota Padang.
Sebelumnya, Warga Tunggul Hitam, John, dalam program Halo RRI mengeluhkan banyak bus berhenti di pinggir jalan dan menganggu akses kendaraan yang melintas. Kondisi tersebut memicu kemacetan dan membahayakan pengendara lain.
“Karna bus sering berhenti di pinggir jalan kadang terjadi kecelakaan dan kemacetan. Kalau jalannya sudah bagus jangan ada lagi alasan bus berhenti sembarangan,” kata John.
John berharap seluruh bus nantinya benar-benar masuk ke terminal setelah jalan diperlebar. Ia juga meminta pemerintah menindak bus yang masih menaikkan penumpang di tepi jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....