Listrik Belum Stabil Penjualan Lilin di Padang Meningkat
- 23 Mei 2026 19:55 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Aliran listrik di Sumatera Barat (Sumbar) belum pulih optimal pascapemadaman total atau blackout membuat penjualan lilin tiba-tiba melonjak. Sejumlah kios atau warung mengakui kehabisan stok lilin.
Pedagang di Padang, Safar mengakui sejak terjadi pemadaman listrik kemarin, stok lilin di warung miliknya habis. Masyarakat mulai memburu lilin untuk penerangan karena takut pemadaman berlangsung lama.
“Jadi sejak pemadaman listrik terjadi lilin jadi incaran utama di warung. Saat saya mencari untuk tambahan stok di warung ke grosiran juga habis,” kata Safar, Sabtu, 23 Mei 2026.
Sementara itu, Katik warga Pampangan menyampaikan, sejak terjadi pemadaman langsung bergerak ke toko elektronik untuk mencari lampu darurat. Hal itu karena ketersedian lilin di warung-warung habis.
“ Meski sedikit mahal harga lampu darurat dibanderol Rp75 ribu untuk ukuran besar. Namun ini menyelamatkan kami dari gelap-gelapan di rumah,” ujarnya.
Sebelumnya, pemadaman total di Sumbar terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026. General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sumbar, Ajrun Karim menyampaikan, suplai listrik ke sejumlah wilayah masih belum stabil.
Ia menjelaskan, saat ini Sumbar masih mengalami defisit daya sekitar 240 megawatt (MW). Dengan kondisi tersebut, PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir atau manual load shedding (MLS) di sejumlah wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....