Blackout Listrik Sumatera, Sumbar Berupaya Hidupkan Sistem Kelistrikan Mandiri
- 22 Mei 2026 20:24 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemadaman listrik terjadi menyeluruh di Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Dikonfirmasi RRI, General Manager PLN Unit Induk Distribusi, Ajrun Karim mengatakan, pemadaman terjadi akibat gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV di Muaro Bungo–Sungai Rumbai.
Jalur tersebut merupakan tulang punggung (backbone) sistem kelistrikan yang menghubungkan jaringan se-Sumatera. Kendala pada titik tersebut memicu efek domino yang berdampak pada sistem proteksi di sejumlah pembangkit dan gardu induk di wilayah Sumbar, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, hingga Aceh.
“Tidak hanya Sumbar yang mengalami pemadaman, hampir sebagian di Pulau Sumatera. Kami mohon maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Petugas PLN masih melakukan pemulihan sistem secara bertahap di lapangan,” ucapnya.
Ajrun menjelaskan, PLN UID Sumbar berupaya melakukan penormalan secara bertahap dengan mengalirkan pasokan listrik dari pembangkit yang tidak terdampak kembali ke gardu-gardu induk. Penormalan diprioritaskan terlebih dahulu untuk fasilitas pelayanan publik vital seperti rumah sakit, bandara, dan pusat pengolahan air (PDAM).
“Listrik ini jaringan seluruh Sumatera. Posisi di Sumbar aman. Kami sedang mencoba memisahkan sistem kelistrikan di Sumbar dari jaringan utama Sumatera agar bisa bangkit (dihidupkan) dulu. Kami belum bisa memastikan waktunya. Kami upayakan dua jam,” tuturnya.
Sementara itu, proses penormalan sistem kelistrikan berskala regional di Sumatera membutuhkan waktu cukup lama agar stabilitas daya di jaringan transmisi kembali seimbang. PLN memperkirakan pemulihan sistem memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung kondisi jaringan dan sistem di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....