Bupati Agam: Pencegahan Karhutla Harus Jadi Prioritas Bersama
- 22 Mei 2026 08:26 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Lapangan Sepak Bola Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kamis 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Apel siaga diikuti oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas penanggulangan bencana, relawan, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Karhutla tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. Karena itu, kesiapsiagaan dan langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Menurut Benni, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan.
Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam pengawasan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.
Bennimenekankan keberhasilan upaya pencegahan karhutla sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas penanggulangan bencana, relawan, serta masyarakat. “Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama yang baik, potensi kebakaran dapat diminimalkan sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat dicegah,” katanya.
Usai pelaksanaan apel siaga, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang diperagakan oleh petugas gabungan. Simulasi tersebut menampilkan berbagai tahapan penanganan kebakaran, mulai dari deteksi dini, pelaporan dan koordinasi antarinstansi, hingga teknik pemadaman api di lokasi kejadian.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap seluruh pihak semakin siap menghadapi potensi karhutla serta mampu memperkuat koordinasi dan respons cepat apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kabupaten Agam. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan juga diharapkan terus meningkat guna mencegah terjadinya bencana karhutla di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....