Puluhan Siswa Dharmasraya Adu Kepiawaian Bertutur Cerita Rakyat

  • 21 Mei 2026 09:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 di Gedung Layanan Umum Perpustakaan Daerah, Komplek Sport Center Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi dan pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini. Lomba dibuka oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Nofriadi Roni Puska.

Dalam sambutannya, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai strategis dalam menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap cerita rakyat serta budaya lokal di kalangan pelajar.

"Pemerintah daerah menilai penguatan literasi menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Dharmasraya," kata Nofriadi Roni Puska.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, M. Syukri mengatakan lomba diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dharmasraya. Seluruh peserta telah melewati proses seleksi di tingkat wilayah masing-masing sebelum tampil pada tingkat kabupaten.

"Kegiatan ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dalam upaya membudayakan kegemaran membaca melalui jalur keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem literasi daerah secara berkelanjutan," ujarnya.

Dalam perlombaan itu, para peserta menampilkan kemampuan bertutur dengan membawakan cerita rakyat dan nilai budaya lokal yang sarat pesan moral. Penampilan peserta mendapat perhatian para dewan juri dan undangan yang hadir karena dinilai mampu melestarikan tradisi lisan di kalangan generasi muda.

Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga menjadi wadah penjaringan bibit unggul untuk mewakili Kabupaten Dharmasraya pada tingkat lebih tinggi. Para pemenang memperoleh trofi, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan dengan total nilai mencapai Rp16,5 juta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....