Pemkab Agam dan BPC Bahas Penanganan Pascabencana

  • 20 Mei 2026 08:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Agam menggelar jumpa pers bersama Bukittinggi Press Club (BPC) untuk membahas perkembangan penanganan pascabencana yang terjadi di wilayah tersebut beberapa bulan lalu. Kegiatan berlangsung di Mess Bupati Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Agam, Benni Warlis, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi, Asisten II Setdakab Agam, sejumlah kepala OPD terkait, serta insan pers yang tergabung dalam Bukittinggi Press Club. Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyampaikan perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana secara terbuka kepada media.

Dalam sambutannya, Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi peran media yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi terkait kondisi bencana maupun langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Melalui diskusi ini terbangun persamaan persepsi antara media dan pemerintah daerah. Dengan adanya forum ini menjadi upaya menjembatani terkait kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap insan pers terus mendukung pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai informasi, terutama di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau.

Sementara itu, perwakilan Bukittinggi Press Club menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Agam atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan seperti ini menjadi ruang diskusi yang efektif antara pemerintah dan media.

Dalam kesempatan itu, BPC juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan perkembangan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi yang cepat dan responsif. “Media sosial saat ini bergerak sangat cepat, terlebih jika ada laporan masyarakat melalui DM Instagram yang disertai foto dan data. Informasi tersebut bisa segera dikelola dan dipublikasikan. Karena itu, pemerintah daerah perlu memanfaatkan perkembangan ini agar respons terhadap informasi masyarakat bisa lebih cepat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....