Bupati Padang Pariaman Buka O2SN dan FLS3N 2026

  • 13 Mei 2026 14:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bupati Padang Pariaman diwakili Asisten I Setda, Rudi Rahmat, membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 se-Kabupaten Padang Pariaman, Selasa 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di SD Unggul Terpadu Kabupaten Padang Pariaman,

Ajang tahunan yang berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti ratusan siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Para peserta tampil penuh semangat dengan menjunjung sportivitas, kreativitas, serta tekad meraih prestasi terbaik.

Dalam sambutannya, Rudi Rahmat menegaskan, O2SN dan FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, mental kompetitif, dan pengembangan bakat siswa sejak usia dini.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi ruang bagi anak-anak kita untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang olahraga maupun seni. Dari sini akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, disiplin, sportif, dan percaya diri,” ujarnya.

Ia juga menekankan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembinaan minat dan bakat peserta didik secara berkelanjutan. “Kita berharap melalui O2SN dan FLS3N ini muncul bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Padang Pariaman di tingkat provinsi bahkan nasional. Yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat kebersamaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, Amirul Arief, menyampaikan pada O2SN tahun ini dipertandingkan lima cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, renang, pencak silat, dan senam lantai. Sedangkan pada ajang FLS3N, terdapat tujuh cabang lomba seni yang diperlombakan, yaitu nyanyi solo, pantomim, mendongeng, gambar bercerita, menulis cerita, kriya, dan tari kreasi.

“Sebanyak 250 siswa-siswi SD tampil sebagai peserta lomba, didampingi sekitar 150 kepala sekolah dan guru pendamping,” jelasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....