Mahyeldi Terima Audiensi Dandim 0312 Padang, Bahas Rencana Riset Sesko TNI
- 11 Mei 2026 15:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menerima audiensi Komandan Kodim 0312 Padang di Istana Gubernuran, Senin 11 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana penelitian Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI terkait penanganan bencana di Sumbar.
Dandim 0312 Padang Kolonel Inf Ferry Adianto menjelaskan, penelitian tersebut merupakan bagian dari program strategis Sesko TNI yang akan mengkaji pola penanganan bencana di Sumbar. Fokus penelitian mencakup sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan kepolisian dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Penelitian ini berkaitan dengan penanganan bencana kemarin, ketika TNI, pemerintah daerah, dan kepolisian terlibat langsung dalam penanganan di lapangan. Kita ingin meneliti apakah pola yang digunakan sudah optimal atau masih memerlukan penyempurnaan,” ujarnya.
Selain itu, penelitian juga akan mengkaji sistem pertahanan semesta di Sumbar. Mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga dukungan sarana dan prasarana daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memaparkan kondisi geografis Sumbar yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di kawasan Bukit Barisan. Menurutnya, banjir dan longsor yang terjadi sebelumnya dipicu kiriman air dari beberapa gunung sekaligus, yakni Gunung Marapi, Singgalang, dan Tandikat, yang membawa material batuan ke kawasan permukiman serta lahan pertanian warga.
“Akumulasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang jenuh air menjadi pemicu utama terjadinya bencana di sejumlah wilayah Sumbar,” kata Gubernur.
Mahyeldi juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar bergerak cepat menetapkan status tanggap darurat saat bencana terjadi demi memastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat koordinasi penanganan di lapangan.
“Pertimbangan utamanya adalah keselamatan warga. Saat kejadian meluas di beberapa titik strategis, tidak boleh ada keterlambatan dalam komando,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....