BMKG: Perairan Barat Sumbar Masih Kondusif, namun Nelayan Diminta Tetap Waspada

  • 11 Mei 2026 07:55 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengingatkan masyarakat dan pelaku pelayaran untuk mewaspadai potensi peningkatan gelombang di perairan barat Sumatera Barat hingga Kepulauan Mentawai terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi cuaca yang berpotensi berubah dapat memicu angin kencang dan gelombang lebih tinggi di wilayah tersebut.

Koordinator Prakiraan dan Analisis BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji, mengatakan, sejak Selasa 11 Mei 2026 pagi sampai siang, kondisi perairan masih terpantau relatif kondusif. Tinggi gelombang di wilayah perairan barat Sumbar dan Mentawai berada pada kisaran 0,5 hingga 1 meter.

Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong aman untuk aktivitas pelayaran maupun nelayan tradisional. Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk terus memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut.

“Untuk pagi hingga siang hari ini kondisi gelombang masih cukup kondusif, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 sampai 1 meter,” ujar Budi.

Namun demikian, BMKG memprediksi adanya potensi perubahan cuaca pada sore hingga malam hari. Perubahan tersebut dapat memicu hujan yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat hingga Mentawai.

“Pada sore sampai malam hari ada potensi perubahan cuaca berupa hujan disertai angin. Kondisi ini bisa menyebabkan tinggi gelombang meningkat sehingga perlu diwaspadai oleh pelaku pelayaran,” katanya.

BMKG memperkirakan tinggi gelombang pada sore hingga malam hari dapat mencapai sekitar 1,25 meter. Karena itu, nelayan, kapal wisata, hingga operator transportasi laut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan pelayaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....