Sepablock Jadi Solusi Pembangunan Huntap di tengah Keterbatasan Anggaran

  • 05 Mei 2026 19:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Inovasi material bangunan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) dinilai menjadi solusi atas kendala pembangunan hunian tetap (Huntap) di Sumatera Barat (Sumbar). Keterbatasan anggaran yang hanya sekitar Rp60 juta per unit untuk tipe 36 menjadi tantangan utama dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, penggunaan teknologi konstruksi yang efisien sangat dibutuhkan dalam pembangunan Huntap. Hal ini agar Huntap tetap memenuhi standar kelayakan meski dengan anggaran terbatas.

“Dengan anggaran yang terbatas, kita butuh inovasi agar pembangunan tetap cepat, kuat, dan aman bagi masyarakat. Aspek ketahanan terhadap bencana manjadi prioritas utama” kata Ilham Wahab dalam dialog Bercerinta Bencana di Pro 1 RRI Padang secara daring, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurutnya, inovasi lokal Sepablock dinilai mampu menjawab kebutuhan tersebut. Material ini dirancang tahan bencana serta memiliki efisiensi dalam proses pembangunan.

Sementara itu, Senior Manager of Production & Application Building Integrated Product PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra menjelaskan, Sepablock memungkinkan percepatan pembangunan. Waktu pengerjaan dinding bangunan disebut bisa dua kali lebih cepat dibanding metode konvensional.

“Sepablock tidak hanya kuat dan tahan bencana, tetapi juga mempercepat proses konstruksi dinding hingga dua kali lipat. Sistem ini jelas membantu dalam efisiensi biaya pembangunan” ujaranya.

Dengan keunggulan tersebut, Sepablock dinilai cocok diterapkan pada pembangunan Huntap di daerah rawan bencana. Selain itu, teknologi ini juga sudah dilakukan berbagai uji kelayakan, sehingga aman digunakan.

Yelmi berharap, penggunaan inovasi lokal seperti Sepablock dapat dioptimalkan ke depannya. Dengan demikian, pembangunan hunian tetap dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tetap memenuhi standar keamanan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....