Pemkab Pasbar Percepat Pemulihan 172 Hektare Sawah Rusak

  • 30 Apr 2026 23:15 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman barat telah memperbaiki infrastruktur lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana alam pada kategori rusak ringan. Upaya ini difokuskan untuk memulihkan fungsi lahan sawah agar kembali produktif bagi petani terdampak.

Perbaikan tersebut dilaksanakan secara swakelola di dua kecamatan, yakni Ranah Batahan dan Talamau. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana di daerah itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat, Afdal menyampaikan progres pengerjaan terus berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, capaian pekerjaan telah mencapai 26 persen dari target yang ditetapkan.

“Pengerjaan hingga kemarin progresnya telah mencapai 26 persen. Percepatan terus dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan petani," ucapnya, Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, di Kecamatan Ranah Batahan perbaikan dilakukan pada lahan seluas 95 hektare yang melibatkan lima kelompok tani. Sementara di Kecamatan Talamau, pengerjaan mencakup 77 hektare yang tersebar pada tiga kelompok tani.

“Secara keseluruhan, perbaikan lahan sawah rusak ringan ini mencakup 172 hektare melalui kegiatan Optimalisasi Lahan. Program ini diarahkan untuk mengembalikan produktivitas pertanian sesuai instruksi pemerintah pusat," ujarnya

Untuk kegiatan tersebut kata Afdal, anggaran yang digunakan mencapai Rp5,5 juta per hektare atau sekitar Rp946 juta, ditambah optimalisasi lahan nonrawa seluas 754 hektare senilai Rp4,147 miliar serta pembangunan 10 unit dam parit sekitar Rp1,2 miliar. Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan dana sekitar Rp6,293 miliar melalui pemerintah provinsi untuk mendukung pemulihan lahan pertanian terdampak bencana di Pasaman Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....