Selektif Pilih Day Care, Cegah Kekerasan pada Anak di Kota Padang
- 30 Apr 2026 08:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pendidikan Kota Padang mengimbau para orang tua untuk lebih aktif memantau kondisi anak setelah dijemput dari Tempat Penitipan Anak (TPA) atau day care. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi kekerasan pada anak yang belakangan menjadi perhatian publik.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair mengatakan imbauan tersebut muncul menyusul kasus kekerasan terhadap anak di beberapa daerah seperti Yogyakarta dan Aceh yang viral di media sosial. Peristiwa itu menjadi pengingat bagi semua pihak, khususnya orang tua agar lebih waspada terhadap lingkungan pengasuhan anak di luar rumah.
Syafrizal Syair menyebutkan hingga saat ini tercatat ada 18 day care dan PAUD resmi yang tersebar di Kota Padang. Data tersebut menjadi pedoman dalam pengawasan layanan pengasuhan anak.
Dengan kondisi tersebut kata Syafrizal, pihaknya mendorong pengelola day care yang belum memiliki izin agar segera mengurus legalitas operasional sesuai standar prosedur yang berlaku. Hal ini penting untuk menjamin kualitas layanan serta keamanan anak-anak yang dititipkan di Kota Padang.
Syafrizal meminta kapasitas satu orang pengasuh maksimal menangani lima orang balita. Mengingat usia mereka yang sangat rentan dan itu sangat membutuhkan perhatian, pengawasan dan kasih sayang yang optimal.
"Pada umumnya anak yang dititipkan di TPA ini, kedua orang tuanya bekerja. Jadi tidak ada yang mengurus anak dirumah. Sejauh ini belum ada laporan pengaduan yang masuk ke kita di Kota Padang," ucapnya, Kamis, 30 April 2026.
Selain itu, Kepala Bidang Pembinaan Paud dan PNF Dinas Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair mengajak para orang tua untuk memastikan anak dititipkan di Tempat Penitipan Anak (TPA) atau PAUD yang sudah berizin resmi. Orang tua juga diimbau rutin menanyakan aktivitas anak selama berada dilokasi tersebut, membangun komunikasi yang hangat, serta peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah awal mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....