Solok Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026
- 27 Apr 2026 11:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang –Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin, 27 April 2026. Pemerintah daerah memperingati momentum penting ini untuk memperkokoh komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khairunas saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri di hadapan peserta upacara. “Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional,” ujarnya.
Menurut Khairunas, sinkronisasi tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa langkah strategis, antara lain Integrasi Perencanaan serta Penganggaran Nasional dan Daerah. Sementara itu, penguatan Reformasi Birokrasi Berbasis Outcomes yang diperkuat dengan Digitalisasi Terintegrasi dan Inovasi Daerah, Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah.
Ia menilai, kolaborasi antardaerah harus diperkuat dengan fokus pada layanan dasar dan pengentasan ketimpangan. “Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga merupakan langkah strategis pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan tersebut,” katanya.
Khairunas mengungkapkan sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Antara lain, penguatan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, serta pembangunan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Selain itu, pengembangan kewirausahaan dan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi birokrasi berbasis digital. Ini bisa menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 ini mengusung tema 'Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita' mengandung makna yang melambangkan kemandirian dan tanggungjawab daerah dalam mengelola potensi lokal, untuk secara bersama-sama mewujudkan Asta Cita yang merepresentasikan harapan bangsa Indonesia dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini juga menjadi refleksi atas capaian pelaksanaan otonomi daerah selama tiga dekade, sekaligus pijakan untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan yang mengedepankan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....