Pemkab Pasaman Tanam Pohon Serentak di 62 Nagari

  • 26 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Lubuk Sikaping - Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar aksi penanaman pohon serentak di 62 nagari sebagai langkah nyata memperkuat mitigasi bencana di daerah itu. Kegiatan dipusatkan di Jorong Lungguak Batu dan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional 2026, Minggu (26/4/2026).

Bupati Pasaman yang diwakili Sekretaris Daerah Yudesri memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia mengatakan kondisi topografi Pasaman yang berbukit menuntut masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Kesiapsiagaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan,” ujar Yudesri. “Melalui gerakan Nagari Menanam Pohon ini, kita sedang melakukan investasi jangka panjang untuk mitigasi bencana.”

Ia menambahkan, pemerintah daerah ingin mewujudkan masyarakat nagari yang mandiri dan memahami ancaman di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kesadaran warga menjadi fondasi penting dalam mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Yudesri menegaskan bahwa urusan kebencanaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serta kelompok masyarakat seperti KSBP dan Orari dinilai menjadi kunci menuju Pasaman yang tangguh.

“Mari bersatu dalam siaga untuk tanggap menghadapi bencana,” kata Yudesri. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan kolaborasi menghadapi berbagai ancaman bencana di daerah.

Panitia pelaksana dalam laporannya menyebut kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Program tersebut juga selaras dengan misi ke-8 Pemerintah Kabupaten Pasaman, yakni meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap bencana.

Sebanyak 6.200 bibit pohon ditanam secara serentak di seluruh nagari dengan melibatkan sekitar 200 personel di lokasi utama. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

Aksi penanaman pohon ini diharapkan mampu memperkuat daerah tangkapan air serta mencegah abrasi dan longsor di titik rawan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman.

Peringatan HKB 2026 mengusung tema “Siap Untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kabupaten Pasaman juga mengikuti kegiatan nasional itu secara daring melalui Zoom Meeting bersama kabupaten dan kota lainnya.

Puncak acara ditandai dengan pembunyian kentongan, sirene, lonceng, dan alat Early Warning System (EWS) secara serentak pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, kepala OPD, BPBD, camat, wali nagari, Ketua Orari Pasaman, serta Komunitas Sayang Bumi Pasaman (KSBP).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....