Aktivis: Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Butuh Perlindungan Setara

  • 24 Apr 2026 13:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Women Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan mendorong pendampingan bagi setiap korban kekerasan termasuk para penyandang disabilitas. Apalagi kekerasan yang dialami oleh perempuan disabilitas masih banyak terjadi hingga saat ini.

Pendiri Women Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan Sumatera Barat yang juga aktivis perempuan dan anak, Yefri Heriani menegaskan pentingnya pendampingan bagi setiap korban termasuk penyandang disabilitas yang menjadi korban kekerasa. Menurutnya, korban kekerasan dimaksud mesti didampingi orang yang mampu membantu mereka menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi.

"Pendampingan tersebut bisa berasal dari bidang sosial seperti pekerja sosial atau pihak lain yang memiliki kemampuan menerjemahkan dan memahami kondisi korban. Kehadiran pendamping sangat penting agar korban dapat mengungkapkan pengalaman mereka dengan jelas tanpa rasa takut maupun tekanan," kata Yefri Heriani.

Yefri Heriani mengungkapkan, aat ini sudah banyak kemajuan dalam sistem perlindungan korban, terutama untuk memastikan korban bisa menyampaikan kejadian yang dialaminya. Hal itu dinilai sangat membantu dalam proses penanganan secara utuh, termasuk dalam pendampingan hukum maupun pemulihan psikologis korban.

"Jadi tidak boleh ada pemilahan dalam penanganan korban kekerasan. Harapannya seluruh pihak memberikan akses yang sama kepada korban untuk melapor dan mendapatkan perlindungan, karena penanganan korban merupakan kewajiban bersama yang harus dihadirkan secara adil dan menyeluruh," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....