Layanan Inklusif UNP Buka Jalan Peserta Disabilitas Netra Ikuti UTBK
- 24 Apr 2026 08:39 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Keterbasatan bukan penghalang untuk memperoleh pendidikan tinggi dan menggapai cita-cita. Begitulah yang dialami empat peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Padang, Kamis, 23 April 2026.
Empat peserta dimaksud merupakan peserta disabilitas netra yang ikut berjuang memperoleh kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit melalui Seleksi Nasional Berbasi Tes (SNBT) 2026. Langkah mereka mungkin lebih pelan dari peserta lainnya, namun keyakinan dan tekad mereka tak kalah jauh dengan peserta pada umumnya.
Mereka ditempatkan di ruang khusus yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan konsentrasi maksimal. Perangkat bantu seperti software pembaca layar, aplikasi khusus, serta headset menjadi sarana utama mereka dalam menyelesaikan ujian selama 195 menit.
Salah satu peserta tuna netra yakni Rayhan Hidayat. Ia datang dari Kota Bukittinggi, diantar kakak iparnya. Rayhan tidak terlahir sebagai penyandang disabilitas. Kehilangan penglihatan akibat glaukoma yang ia alami saat duduk di bangku kelas dua SMA sempat membuat hidupnya terhenti. Ia mengurung diri di kamar hampir selama satu tahun, menjauh dari dunia yang tiba-tiba terasa asing.
“Awalnya dia sempat drop, tidak mau keluar rumah. Tapi kami terus menyemangati,” ujar sang kakak ipar saat ditemui Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP. Namun waktu, keluarga dan dukungan orang-orang terdekat perlahan menariknya kembali. Sedikit demi sedikit, Rayhan belajar menerima keadaan.
Ia kembali bersekolah, beradaptasi dengan cara belajar baru, hingga akhirnya berani melangkah lebih jauh, mengikuti UTBK. Bahkan alumni SMA N 1 Tilatang Kamang itu juga memilih Pendidikan Luar Biasa UNP sebagai pilihan pertama pada UTBK ini.
Tak jauh dari ruang itu, Aldi Sulaiman yang juga peserta disabilitas netra berbagi semangat kepada Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis. Lulusan SMKN 7 Padang ini datang bersama sang ayah. Aldi mengaku telah mendapatkan pendampingan dari panitia. Ia bahkan dihubungi langsung dan difasilitasi untuk mengikuti latihan sebelum hari pelaksanaan.
Pada UTBK 2026, UNP menjadi satu-satunya perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat yang menghadirkan layanan untuk peserta berkebutuhan khusus. Sebanyak tujuh peserta berkebutuhan khusus difasilitasi, terdiri dari empat disabilitas netra dan tiga disabilitas rungu, dengan penjadwalan khusus sesuai kebutuhan mereka.
Komitmen ini tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan pendidikan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) atau pendidikan berkualitas yang menjamin akses pendidikan yang setara bagi semua. Tetapi juga kontribusi nyata terhadap SDG 10 (Reduced Inequalities) atau pengurangan kesenjangan, dengan memastikan setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....