Kemenag Sumbar Evaluasi Program Penguatan Pendidikan Antikorupsi
- 21 Apr 2026 20:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat menunjukkan keseriusannya dalam membangun generasi berintegritas. Hal itu ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam Evaluasi Program Penguatan Integritas dan Pendidikan Antikorupsi tahun 2021-2025 secara virtual, Kamis, 21 April 2026.
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, mengikuti kegiatan tersebut dari ruang rapat kantor wilayah. Ia didampingi jajaran terkait serta terhubung bersama kepala kantor Kemenag kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Mustafa menegaskan dukungan penuh terhadap program Komisi Pemberantasan Korupsi, khususnya di bidang pendidikan antikorupsi. Dukungan itu juga melibatkan seluruh kepala kantor Kemenag daerah dan para kepala madrasah.
“Salah satunya dengan turut aktif mengisi kuesioner dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Program ini penting untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan pendidikan,” ujar Mustafa.
Ia menjelaskan, pendidikan antikorupsi tidak dijadikan sebagai mata pelajaran tersendiri. Nilai-nilai antikorupsi justru diintegrasikan ke berbagai mata pelajaran seperti fikih, akidah akhlak, Al-Qur'an hadis, hingga kewarganegaraan.
“Ini berbentuk hidden curriculum. Apapun mata pelajarannya, harus menanamkan pendidikan antikorupsi kepada peserta didik,” kata Mustafa.
Sebagai bentuk komitmen, Kanwil Kemenag Sumbar telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kantor Kemenag kabupaten dan kota. Edaran itu diteruskan ke madrasah negeri, madrasah swasta mandiri, hingga madrasah di lingkungan pondok pesantren.
Mekanisme pelaksanaannya dilakukan melalui optimalisasi Kelompok Kerja Guru, Kelompok Kerja Kepala Madrasah, serta forum rapat kerja kepala madrasah. Kanwil Kemenag Sumbar juga terlibat langsung memberi edukasi dan penguatan sumber daya manusia.
Sementara itu, perwakilan KPK RI, Siti Maharani dan Seto, menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Saat ini telah tersedia buku bahan ajar pendidikan antikorupsi dan dalam waktu dekat akan diluncurkan panduan resminya.
Dengan semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, KPK optimistis nilai-nilai antikorupsi dapat tertanam kuat pada generasi muda. Madrasah di Sumatera Barat dinilai memiliki peran besar mencetak generasi unggul dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....