Masyarakat di Solok Selatan Diingatkan Tidak Memotong Hewan Ternak Betina
- 21 Apr 2026 09:24 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Solok Selatan mengingatkan, masyarakat untuk tidak memotong hewan ternak betina yang masih produktif pada Iduladha. Hal itu untuk menjaga kelestarian populasi ternak lokal serta mendukung program swasembada pangan.
“Hewan Betina produktif adalah pabrik ternak. Jika dipotong, maka kita kehilangan potensi lahirnya generasi ternak berikutnya,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKPP Kabupaten Solok Selatan Irwan Supriadi, Selasa, 21 April 2026.
Irwan menyebutkan, pelarangan pemotongan ternak betina produktif bertujuan untuk menjaga populasi, mendukung swasembada daging. Kemudian meningkatkan kesejahteraan peternak melalui ketersediaan bibit ternak yang berkelanjutan di tingkat lokal.
“Larangan tersebut bukan sekadar imbauan. Namun melainkan amanat undang-undang yang memiliki konsekuensi hukum, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” katanya.
Meski demikian, pemotongan ternak betina tetap diperbolehkan dengan syarat tertentu. Seperti ternak tersebut telah dinyatakan tidak produktif oleh petugas berwenang.
“Kriteria tersebut antara lain berumur lebih dari 8 tahun, mengalami kecelakaan yang mengharuskan pemotongan paksa. Lalu, mandul atau tidak dapat berproduksi, serta menderita penyakit menular yang membahayakan manusia,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, DPKPP melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui kantor wali nagari maupun kecamatan. Selain itu, juga dilakukan pemasangan spanduk imbauan bertajuk “Stop Pemotongan Ternak Betina Produktif” di berbagai titik strategis.
“Memotong satu ekor betina produktif sama saja dengan menghentikan masa depan peternak kita. Satu ekor betina yang diselamatkan hari ini adalah harapan bagi ratusan ternak di masa depan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....