Pemkab Pasaman Barat Pastikan Pemulihan Pendidikan Pascabencana Terus Berjalan
- 20 Apr 2026 09:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam masa pascabencana. Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemkab setempat mulai menggulirkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang terdampak.
Sebanyak Rp11.009.417.152 digelontorkan untuk mendukung perbaikan enam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sembilan Sekolah Dasar (SD) yang terdampak bencana alam di daerah tersebut.
Enam PAUD penerima bantuan meliputi TK Al Ikhlas dan TK IT Raudhatul Jannah di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, TK Lailil Adnin di Sungai Beremas, serta TK Mutiara Bunda di Sungai Aur. Sementara itu, sembilan SD penerima tersebar di sejumlah wilayah seperti Ranah Batahan, Sungai Beremas, Lembah Melintang, hingga Kinali.
Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri pada Minggu 19 April 2026 menyampaikan penetapan sekolah penerima bantuan dilakukan secara cermat dan terukur. Prosesnya diawali dengan pendataan oleh pemerintah daerah, kemudian diverifikasi langsung oleh tim teknis dari pemerintah pusat.
“Ini memastikan bantuan tepat sasaran, sesuai dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing sekolah,” ujarnya.
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp5.290.801.000 dialokasikan untuk PAUD, sementara Rp5.718.616.152 diperuntukkan bagi sekolah dasar. Menurut Imter Pedri, investasi ini bukan sekadar angka, melainkan langkah nyata untuk menjamin masa depan ribuan anak agar kembali memiliki ruang belajar yang aman dan layak.
Menariknya, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui sistem swakelola. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Idris, menjelaskan dana disalurkan langsung ke rekening masing-masing sekolah dengan mekanisme pencairan dua tahap.
“Pendekatan ini memberi ruang partisipasi aktif bagi sekolah dalam mengelola pembangunan, sekaligus mempercepat proses pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....