Putra-Putri Pariaman Ikuti Seleksi Beasiswa Penuh ke Universitas PASIM Bandung

  • 19 Apr 2026 18:35 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang Pariaman - Sebanyak 12 putra-putri terbaik Kota Pariaman mengikuti seleksi psikotes untuk mendapatkan beasiswa penuh di Universitas PASIM Bandung melalui jalur Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB). Ujian yang difasilitasi Pemerintah Kota Pariaman itu dikunjungi Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, di Labor Komputer SMPN 2 Kota Pariaman, Minggu, 19 April 2026.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, mengatakan seluruh proses kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh tim Universitas PASIM Bandung. Setelah psikotes, tim penguji akan melakukan survei langsung atau visitasi ke rumah masing-masing calon mahasiswa.

Visitasi tersebut dilakukan untuk melihat motivasi peserta sekaligus meminta izin langsung dari orang tua. Menurut Mulyadi, tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi penerima beasiswa.

"Jalur ini merupakan program beasiswa penuh di Universitas Nasional PASIM Bandung dan ini mendukung program unggulan Pemko Pariaman yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana Plus," ujar Mulyadi. "Beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah dan uang saku hingga lulus bagi siswa yang lolos."

Mulyadi menyebutkan seleksi ini berlangsung sangat ketat dan tidak ada intervensi dari pemerintah daerah. "Kami ingin mereka yang lulus adalah anak-anak yang siap berkompetisi dan memiliki daya juang tinggi. Pasalnya, standar akademiknya ketat, jika IPK di bawah 3, risikonya adalah drop out," ungkapnya.

Selain dengan Universitas PASIM, Pemko Pariaman juga telah menjalin kerja sama dengan 18 perguruan tinggi lainnya, baik di dalam maupun di luar Sumatera Barat. Bahkan, pemerintah daerah tengah menjajaki kerja sama serupa dengan kampus di luar negeri, salah satunya di Malaysia.

"Semoga 12 anak yang ikut tes hari ini bisa memberikan hasil terbaik dan nantinya dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka. Kepada anak-anak Kota Pariaman lainnya, jangan sampai menyia-nyiakan fasilitas yang telah kita sediakan," kata Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan ke-12 peserta tersebut merupakan mereka yang lolos tahap seleksi administrasi dan tes daring sebelumnya. Dari total 31 pendaftar awal, hanya 13 orang yang dinyatakan berhak mengikuti psikotes, namun satu orang berhalangan hadir.

"Hari ini murni seleksi dari Universitas PASIM melalui jalur PUB. Kami dari Pemko Pariaman hanya memfasilitasi tempat dan menginformasikan peluang ini kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki tekad kuat untuk kuliah," ujar Hertati Taher.

"Beasiswa ini menjadi incaran karena menawarkan fasilitas yang sangat lengkap. Seluruh pembiayaan ditanggung 100 persen oleh Universitas PASIM, meliputi pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), fasilitas asrama, uang saku bulanan, peminjaman alat kuliah, serta penyaluran langsung ke dunia kerja setelah lulus," ungkapnya.

Untuk tahun 2026, Pemko Pariaman juga telah membuka kesempatan bagi anak-anak Kota Pariaman untuk mendapatkan program Saga Saja Plus hingga 23 April 2026. Pengumuman kelulusan seleksi administrasi bagi peserta yang masuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) akan disampaikan pada akhir April.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....