DP3AP2KB Sumbar Apresiasi Masyarakat Berani Laporkan Kekerasan Perempuan Anak

  • 19 Apr 2026 18:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumatera Barat (Sumbar) mengapresiasi masyarakat yang mulai aktif berani melaporkan kasus kekerasan dilingkungannya. Khususnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumbar, Herlin Sridiani, Minggu, 19 April 2026 mengatakan saat ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat terjadi peningkatan beberapa tahun terakhir. Namun demikian peningkatan laporan dimaksud menjadi pertanda positif karena masyarakat mulai berani melaporkan kasus yang selama ini terpendam.

"Berdasar data tahun 2025, laporan kekerasan terhadap anak mencapai lebih dari 700 kasus dengan jumlah korban lebih dari 800 orang. Sementara itu, kekerasan terhadap perempuan tercatat sebanyak 327 kasus dengan jumlah korban mencapai 366 orang. Sedsngkan data tahun 2026 masih terus berjalan karena laporan diperbarui secara berkala," kata Herlin.

Herlin menjelaskan, selain laporan dari masyarakat, pihaknya juga aktif melakukan screening dan jemput kasus, sehingga laporan yang masuk semakin bertambah dari tahun ke tahun. Dengan faktor penyebab yang memicu kekerasan diantara masalah ekonomi, rendahnya pendidikan, hingga faktor lingkungan.

"Untuk mencegah terjadi kekerasan, DP3AP2KB Sumbar melakukan dua langkah utama yakni penanganan dan pencegahan. Penanganan dilakukan melalui pendampingan psikologis dan koordinasi dengan aparat penegak hukum, sedangkan pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, penguatan ketahanan keluarga dan edukasi dengan kolaborasi bersama berbagai pihak guna menekan angka kekerasan di Sumbar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....