Korban Terseret Arus di Pasaman Ditemukan Meninggal Dunia

  • 17 Apr 2026 14:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaporkan korban terseret arus sungai di Simpang Simpati, Nagari Alahan Mati, Kabupaten Pasaman telah ditemukan pada hari keempat pencarian, Jumat, 17 April 2026. Korban bernama Dewi Hayati (50) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak 8 kilometer dari lokasi awal hanyut.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi menyampaikan korban ditemukan setelah adanya laporan warga di wilayah Lunggok Batu, Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Tim kemudian segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan keberadaan korban dan melakukan proses evakuasi.

“Satu orang korban banjir di Simpang Alahan Mati telah ditemukan pukul 11.30 WIB. Korban ditemukan sekitar 8 kilometer dari titik awal hanyut setelah laporan masyarakat diterima oleh tim," ucapnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang terjal dan membahayakan keselamatan tim. Namun berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Simpati pada pukul 11.20 WIB.

“Evakuasi berlangsung kurang lebih 3,5 jam, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 11.30 WIB. Korban ditemukan di daratan, tersangkut di antara kayu-kayu dan bebatuan di pinggir sungai," ujarnya.

Randi juga menyebutkan kuat dugaan korban telah terbawa arus sejak hari pertama saat debit air Sungai Batang Masang meningkat drastis akibat banjir. Lokasi penemuan secara administratif berada di wilayah Lunggok Batu, Kecamatan Bonjol.

Dengan telah ditemukannya korban terakhir kata Randi, operasi pencarian resmi dihentikan dan seluruh tim SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Penutupan operasi ini sekaligus mengakhiri misi pencarian korban yang dinyatakan membahayakan manusia di lokasi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....