Jumlah Guru Jadi Kendala Penerapan SPAB di Sekolah

  • 15 Apr 2026 11:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - SD Pertiwi 2 Padang terus berupaya menerapkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi.

Ketua Satgas Siaga Bencana SD Pertiwi 2 Padang, Yulius Amri mengatakan salah satu kendala utama adalah ketidakseimbangan jumlah guru dan siswa. Kondisi ini membuat pengawasan saat simulasi bencana menjadi cukup menantang.

“Tantangan utama di sekolah kami adalah jumlah siswa yang mencapai sekitar 800 orang, untuk dua sekolah Pertiwi 2 dan 3, sementara guru hanya sekitar 50 orang. Hal ini membutuhkan standar operasional dan kerja sama agar seluruh siswa dapat dikondisikan dengan baik,” kata Yulius Amri, Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, dengan jumlah siswa yang cukup besar, diperlukan strategi khusus dalam mengatur pergerakan saat evakuasi. Hal ini penting agar proses penyelamatan dapat berjalan tertib dan aman.

Selain itu, keterbatasan ruang juga menjadi tantangan dalam menentukan titik kumpul saat evakuasi. Area sekolah yang berada di lingkungan terbatas membuat penataan ruang harus dilakukan secara optimal.

“Kendala lain adalah lokasi titik kumpul yang terbatas karena kondisi lingkungan sekolah. Namun kami bersyukur sudah ada perhatian dari pihak yayasan untuk melakukan perbaikan tata ruang,” katanya.

Yulius menambahkan, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah. Salah satunya melalui simulasi rutin dan edukasi kebencanaan bagi siswa dan tenaga pendidik.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut agar implementasi SPAB di sekolahnya dapat berjalan maksimal. Dengan demikian, seluruh warga sekolah dapat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....