Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal

  • 14 Apr 2026 19:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Integrasi Layanan Primer (ILP) Sedap Malam di Puskesmas Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, Senin 13 April 2026. Program ini menjadi tonggak transformasi Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis komunitas yang mencakup enam bidang layanan dasar.

Ketua Tim Pembina Posyandu Padang Pariaman, Nita Christanti Azis menjelaskan, transformasi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas fungsi Posyandu, yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibumlinmas).

“Transformasi ini menandai perubahan Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Nita.

Nita menegaskan, peran kader Posyandu kini semakin luas. Tidak hanya melakukan pendataan kesehatan ibu dan anak, para kader juga menerima dan mencatat berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi sosial, rumah tidak layak huni, hingga persoalan keamanan lingkungan.

Seluruh data yang dihimpun tersebut akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Satpol PP, untuk ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sasaran.

“Harapannya, setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif,” ujarnya.

Implementasi Posyandu 6 SPM akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, terdapat sekitar 800 Posyandu yang tersebar di wilayah Padang Pariaman yang akan diintegrasikan ke dalam sistem layanan baru ini.

Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat nagari dan desa. Dengan kolaborasi lintas sektor, Posyandu kini diposisikan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, mencatat, sekaligus menghubungkan berbagai kebutuhan masyarakat dengan perangkat daerah terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....