Pemko Padang Jalin Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
- 10 Apr 2026 12:26 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat tentang penyiapan dan dukungan penyelenggaraan pengolahan sampah menjadi energi listrik. Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy di Istana Gubernuran Sumbar, Kamis 9 April 2026.
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendali Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono. Kehadiran pemerintah pusat dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi di daerah.
Diaz Hendropriyono menegaskan, pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan bagian dari upaya mendukung target pengelolaan sampah nasional sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029. Ia menjelaskan, setelah penandatanganan PKS, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses lelang hingga ground breaking pembangunan fasilitas PSEL.
Pemerintah pusat berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti progres kerja sama tersebut dengan baik. Hal ini dinilai penting agar pembangunan fasilitas PSEL dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menilai penandatanganan PKS ini sebagai tonggak sejarah dalam pengelolaan sampah di daerah. Ia menyebut kerja sama tersebut sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan generasi mendatang.
Di sisi lain, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa PSEL menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Padang.
Fadly menambahkan, Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh mendukung pembangunan PSEL mengingat volume sampah di Kota Padang mencapai sekitar 700 ton per hari. Penandatanganan kerja sama ini juga diikuti oleh tiga daerah lain, yakni Kota Bukittinggi, Kota Solok, dan Kota Padang Panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....