Masyarakat Solok Selatan Diingatkan Berhati-hati di Daerah Rawan Kecelakaan

  • 30 Mar 2026 10:11 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan turut berduka atas kecelakaan yang terjadi di embung yang berlokasi di Kecamatan Pauh Duo. Peristiwa ini menjadi pengingat agar pemerintah dan masyarakat berhati-hati dalam melakukan kegiatan terutama di wilayah yang rawan terjadi kecelakaan.

"Peristiwa kecelakaan yang terjadi di embung Lasuang Batu Nagari Kapau Alam Pauh Duo Kecamatan Pauh Duo ini menjadi pengingat untuk kehati-hatian dan mitigasi di wilayah Solok Selatan, terutama di daerah rawan. Seperti di embung itukan terlihat tenang, tapi ternyata menghanyutkan," kata Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi dalam Apel Gabungan ASN perdana usai libur lebaran di Halaman Kantor Bupati, Senin, 30 Maret 2026.

Sejalan dengan itu, Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan Novi Hendrix mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dalam melakukan kegiatan di tempat-tempat rawan, seperti embung. "Embung inikan tempat penampungan air yang memiliki tingkat kedalaman yang cukup tinggi sehingga tidak selalu aman untuk berenang. Apalagi jika kemampuan berenang rendah," ujarnya.

Ia mengungkapkan, agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah terpengaruh dengan godaan sesaat tanpa mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi.

Menurutnya, BPBD Solok Selatan telah melakukan mitigasi dan memetakan potensi bencana yang tercantum dalam Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Kajian Risiko Bencana. Kedua dokumen ini telah disosialisasikan kepada masyarakat sehingga diharapkan bisa dipahami dan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"Kasus kali ini murni karena kecelakaan. Kami ingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada dalam berkegiatan," katanya.

Pada peristiwa yang terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026 pekan lalu, seorang remaja tenggelam di embung dan baru bisa diselamatkan Tim SAR pada malam harinya. Disinyalir ini terjadi karena ia menerima tantangan dari media sosial dengan imbalan uang untuk menyelam ke dalam embung. Naas, dirinya pun tenggelam meski sudah berusaha diselamatkan oleh teman-temannya.

Tim SAR yang juga didampingi oleh BPBD segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelamatan. Namun, remaja tersebut sudah tak dapat lagi diselamatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....