Diduga Arus Pendek, Rumah di Pesisir Selatan Hangus Terbakar

  • 25 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Satu unit rumah permanen milik Ketua Badan Musyawarah Nagari (Bamus) Nagari IV Koto Hilie, Idris berusia 55 tahun di Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, hangus dilahap api, Rabu 25 Maret 2026 pukul 11.00 WIB. Kebakaran tersebut terjadi saat rumah dalam kondisi tanpa penghuni.

Kapolsek Batang Kapas, Iptu Borti Rovendra mengatakan, kebakaran yang terjadi di Kampung Koto Tuo, Kenagarian IV Koto Hilie tersebut, diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang bersumber dari bagian tengah rumah. Informasi kebakaran pertama kali diketahui warga saat api sudah mulai membesar dari dalam rumah.

“Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian tengah rumah. Dugaan kami sementara, api berasal dari korsleting listrik dengan rumah didapati dalam keadaan kosong pada saat kejadian,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi rumah yang tidak berpenghuni memperparah kobaran api dengan tidak adanya penanganan awal dari pemilik rumah yang tidak berada di lokasi. “Karena tidak ada penghuninya, api tidak bisa segera dikendalikan. Warga sekitar mengetahui insiden ini saat kondisinya sudah cukup besar,” katanya.

Iptu Borti Rovendra mengungkapkan, dua saksi di lokasi, yakni Faes dam Romi Eka Putra langsung berupaya meminta bantuan warga sekitar ketika melihat kobaran api semakin membesar. “Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Saat darurat, ini bentuk respons cepat masyarakat,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke rumah warga lainnya. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan, meskipun bangunan rumah beserta sebagian besar isinya tidak dapat diselamatkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan guna menghindari kejadian serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....