Sepuluh PAUD Korban Banjir Bandang di Sumbar Terima Bantuan Mainan Edukasi
- 05 Mar 2026 14:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 10 kelompok belajar dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdampak bencana di Sumatera Barat menerima bantuan Alat Permainan Edukasi (APE), buku cerita edukasi, serta paket sembako bagi para guru PAUD. Bantuan tersebut berasal dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan disalurkan kepada PAUD yang mengalami dampak paling parah akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada November lalu.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada perwakilan 10 PAUD dalam sebuah kegiatan yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kamis 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi.
Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Askrindo, Nur Aini, saat menyerahkan bantuan menyampaikan bahwa dukungan berupa APE dan sembako tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi para guru dan anak-anak PAUD yang terdampak bencana.
Menurutnya, bantuan APE dan buku cerita edukasi diberikan karena pascabencana banyak fasilitas belajar anak-anak, termasuk mainan dan buku bacaan, yang hilang atau rusak tersapu banjir. “Setelah bencana, hampir seluruh mainan edukasi dan buku cerita di PAUD tersebut tidak bisa digunakan lagi karena terbawa arus banjir. Melalui bantuan ini kami berharap proses belajar anak-anak dapat kembali berjalan,” ujarnya.
Nur Aini juga menjelaskan PT Askrindo tidak hanya menyalurkan bantuan berupa APE dan sembako. Sebelumnya, pihaknya juga telah memberikan program trauma healing bagi siswa sekolah dasar yang terdampak bencana, serta edukasi kepada guru-guru PAUD di Sumatera Barat terkait metode pembelajaran trauma healing bagi anak-anak pascabencana.
Ia menyebutkan total bantuan kebencanaan yang telah disalurkan oleh PT Askrindo mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, Askrindo juga berencana memberikan edukasi kepada para guru PAUD terkait pengelolaan keuangan yang baik. Hal ini bertujuan agar para guru dapat mengatur keuangan secara lebih efektif dalam menjalankan berbagai kegiatan pendidikan ke depan.
Sementara itu, Bunda PAUD Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Askrindo atas bantuan yang diberikan kepada PAUD terdampak bencana. Ia menjelaskan pemilihan 10 titik PAUD penerima bantuan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami akibat banjir. Banyak fasilitas pembelajaran seperti APE, buku, dan perlengkapan belajar lainnya yang tidak dapat digunakan lagi.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari PT Askrindo. Bantuan ini sangat berarti bagi guru dan anak-anak PAUD yang terdampak bencana,” katanya.
Harneli berharap dengan adanya bantuan tersebut, proses belajar mengajar di PAUD dapat kembali berjalan normal. Sehingga para peserta didik dapat kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan nyaman.
Ia juga membuka peluang bagi berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kepada PAUD terdampak bencana agar dapat berkoordinasi dengan pihak Bunda PAUD maupun instansi terkait. Sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada lembaga pendidikan yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....