Pemko Padang Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan

  • 03 Mar 2026 15:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan komitmen serius dalam menjaga stabilitas harga pangan pada Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H. Melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia dan Bulog, Pemko Padang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh kelurahan pada 2-3 Maret 2026.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan kesuksesan program tidak melulu soal fasilitas fisik seperti gudang yang besar. Namun melainkan inovasi dan semangat.

"Saya teringat pengalaman di Cina dan Jepang, produksi besar bisa lahir dari rumah tangga tanpa gudang raksasa. Koperasi Merah Putih jangan berkecil hati walau gudang masih terbatas. Dengan sistem digitalisasi dan koordinasi distribusi langsung dari Bulog, operasional tetap bisa efektif," katanya di halaman Kantor Lurah Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Selasa, 3 Maret 2026.

Sementara, Asisten II Setda Kota Padang, Didi Aryadi, menyampaikan bahwa GPM ini merupakan bentuk sinergisitas yang baik untuk memberikan kepastian harga kepada masyarakat. "Dari 104 kelurahan, 101 titik berjalan serentak. Ini memberikan dampak psikologis kepada masyarakat bahwa barang tersedia dan tidak ada kelangkaan," ujar Didi.

Komoditas yang tersedia dalam GPM ini meliputi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Seluruhnya dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu ada yang unik dalam pelaksanaan GPM di Kelurahan Kubu Marapalam. Camat Padang Timur, Diko Eka Putra mengungkapkan promosi dilakukan secara modern melalui media sosial.

Inovasi ini didukung Koperasi Merah Putih Gumbak Marapalam. Meski belum memiliki kantor fisik yang permanen dan masih memanfaatkan aula kantor lurah sebagai gudang, koperasi ini telah mencatatkan omzet lumayan besar

"Kami bekerja sama dengan Layanan Pengantaran Sampah (LPS). Jadi, becak motor yang biasanya mengangkut sampah, kini diberdayakan untuk mengantar sembako ke rumah warga (COD). Pembayaran pun diarahkan menggunakan QRIS hasil sinergi dengan Bank BI," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....