Pemko Payakumbuh Mantapkan Program MBG demi Generasi Sehat dan Cerdas
- 23 Feb 2026 15:31 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran, aman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Payakumbuh. Sekretaris Daerah Rida Ananda saat Rapat Koordinasi Program MBG di Ruang Pertemuan Riza Falepi, Balai Kota Payakumbuh, Senin, 23 Februari 2026 mengatakan Program MBG merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat untuk mendukung lahirnya generasi sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui program ini, kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat, terhindar dari stunting dan anemia, serta lebih fokus dalam belajar,” ujarnya. Ia menambahkan keberhasilan MBG memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk pelaku UMKM dan usaha pangan lokal sehingga manfaatnya mampu memperkuat ekonomi daerah sekaligus meringankan beban keluarga.
Hingga saat ini, Kota Payakumbuh telah memiliki 30 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah itu, 19 unit telah beroperasi dan melayani penerima manfaat, sementara 11 unit lainnya masih dalam tahap penyempurnaan administrasi dan teknis. Empat SPPG juga telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan kelayakan dan keamanan pangan.
Sementara itu, Kepala KPPG Pekanbaru Syartiwidya menguraikan sejumlah tantangan dan langkah penguatan pelaksanaan SPPG. Mulai dari perencanaan menu yang belum sepenuhnya memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), standar porsi yang belum seragam, hingga proses produksi dan distribusi makanan yang masih berpotensi memengaruhi mutu.
Ia juga menegaskan pentingnya penerapan standar HACCP, pengawasan rantai pasok bahan baku, serta optimalisasi pangan lokal Sumatera Barat untuk mendukung keberlanjutan program. “Pengetatan distribusi, pengawasan mutu produksi, serta peningkatan kapasitas penjamah makanan terus kami lakukan,” jelasnya.
Menurutnya BGN juga telah menyiapkan berbagai SOP, mulai dari sanitasi fasilitas, pengolahan bahan pangan, penyimpanan makanan dan sampel, hingga prosedur penanganan jika terjadi keracunan makanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....