Pemprov Sumbar Tegaskan Penataan Lembah Anai Harus Dituntaskan
- 17 Feb 2026 20:27 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan penataan kawasan Lembah Anai benar-benar ditindaklanjuti. Hal tersebut menjadi perhatian serius pascabencana banjir hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada akhir tahun 2025.
Penegasan itu disampaikan Arry saat melakukan peninjauan langsung ke area sungai yang terdampak bencana di Lembah Anai, Senin, 16 Februari 2026. Ia menyebutkan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai rapat dan kesepakatan lintas instansi terkait penataan kawasan rawan bencana tersebut.
“Kita meninjau langsung lokasi terdampak banjir hidrometeorologi. Ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kali rapat dan kesepakatan bersama para pihak,” ujar Arry. Ia menekankan bahwa situasi di lapangan harus menjadi dasar pengambilan keputusan agar kebijakan yang disusun lebih tepat sasaran.
Arry menjelaskan, berdasarkan berita acara tertanggal 22 Juli 2025, telah disepakati perlunya pengosongan kawasan yang masuk kategori rawan bencana. Kejadian banjir di akhir 2025 mempertegas risiko tersebut nyata dan harus diantisipasi tanpa kompromi.
“Faktanya, bencana benar-benar terjadi dan sebagian bangunan di kawasan ini terdampak. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa aspek keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pemerintah tidak ingin kesepakatan yang telah dibuat hanya menjadi dokumen administratif semata. Seluruh tahapan penataan, mulai dari pengosongan hingga penertiban sesuai ketentuan yang berlaku, harus dilaksanakan secara konsisten dan terkoordinasi oleh semua pihak yang terlibat.
Sebagai kawasan Taman Wisata Alam, penataan Lembah Anai melibatkan sejumlah instansi terkait. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus melakukan koordinasi agar setiap langkah yang diambil berjalan sesuai aturan, mengutamakan keselamatan masyarakat, dan memperhatikan dinamika aktivitas di kawasan wisata tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....