Beruang Madu Masih Berkeliaran di Pasbar, 4 Orang Diserang
- 16 Feb 2026 12:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat memasang perangkap untuk menangkap beruang madu yang masuk ke permukiman warga di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Langkah ini dilakukan setelah empat orang menjadi korban serangan satwa liar tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Pasaman BKSDA Sumatera Barat, Antonius Vevri mengingatkan masyarakat Nagari Sinuruik untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Peringatan itu disampaikan menyusul beruang madu yang masih berkeliaran di kawasan Labuah Barulak dan sekitarnya.
"Beruang tersebut sebelumnya masuk ke area persawahan dan menyerang tiga warga yang tengah memanen padi pada Sabtu lalu. Satwa liar itu juga menyerang seorang petugas BKSDA saat proses penangkapan hendak dilakukan," ucapnya, Senin, 16 Februari 2026.
Antonius merinci tiga warga yang menjadi korban yakni Aidil Putra (20), Sabri (65), dan Maijasman (63). Salah seorang korban, Sabri, harus dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena mengalami luka berat di bagian lengan akibat serangan beruang.
Ia menjelaskan tim BKSDA Sumatera Barat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan upaya evakuasi satwa. Namun dalam proses tersebut, seorang petugas BKSDA bernama Edi Susilo turut diserang dan mengalami luka di bagian kaki serta telah mendapatkan penanganan medis.
Sebagai tindak lanjut kata Antonius, BKSDA Sumatera Barat memasang perangkap besi di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan beruang madu tersebut. Upaya ini dilakukan guna mencegah jatuhnya korban tambahan di tengah masyarakat.
Antonius Vevri mengimbau warga tetap tenang dan berhati-hati saat beraktivitas di kebun maupun sawah di Kecamatan Talamau. Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan beruang di sekitar permukiman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....