Huntara Agam Hampir Rampung, Siap ditempati Sebelum Ramadan
- 12 Feb 2026 17:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor segera memasuki tahap akhir. Seluruh unit ditargetkan sudah dapat ditempati sebelum bulan Ramadan tahun ini.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Rinaldy, mengatakan sebagian besar huntara yang dibangun pemerintah telah rampung. Total 358 unit huntara disiapkan di tujuh lokasi untuk memastikan para penyintas memiliki hunian yang layak selama masa pemulihan.
"Beberapa titik pembangunan telah selesai sepenuhnya. Di Lapangan Bola Padang Sibabaju, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, sebanyak 88 unit telah berdiri. Di Kecamatan Tanjung Raya, 19 unit di Objek Wisata Linggai dan 35 unit di Lahan Kampung Ujuang juga telah rampung," ucap Rinaldy pada Kamis ,12 Februari 2026.
Pembangunan di Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto, pun menunjukkan progres serupa dengan tuntasnya 33 unit huntara. “Dalam beberapa hari ke depan, unit-unit yang telah selesai ini segera kita serahkan kepada masyarakat terdampak,” ujar Rinaldi.
Meski demikian, percepatan masih dilakukan di dua lokasi lain, yaitu di Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Kecamatan Palembayan, yang menargetkan penyelesaian 51 unit, serta di Lapangan Lambeh, Kecamatan Malalak, yang tengah merampungkan 14 unit huntara.
Rinaldy menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan seluruh pembangunan tepat waktu. Sehingga warga dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang dan aman di hunian yang lebih layak.
Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah meresmikan 117 unit huntara di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak yang sudah diserahkan kepada masyarakat. Para penerima manfaat merupakan warga yang kehilangan rumah akibat rusak berat atau tinggal di zona merah pascabencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....