Pemko Padang Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri
- 11 Feb 2026 09:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan ketersediaan pangan aman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian itu disampaikan saat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa, 10 Februari 2026.
“Ketersediaan dan pasokan bahan pangan menjelang puasa dan Idul Fitri mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Padang. Jadi jangan panik,” kata Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi.
Didi menyampaikan, hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan bahan pangan pokok yang signifikan. Komoditas beras, cabai, bawang merah, minyak goreng, gula, dan lainnya masih terkendali.
| Baca juga: Persiapan HJK Padang 2026 Capai 50 Persen |
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menjelaskan, berdasarkan neraca pangan pokok strategis pada 9 Februari 2026, sepuluh komoditas dalam status aman. Keberadaan bahan pangan pokok seperti beras, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, serta minyak goreng dipastikan aman hingga beberapa pekan ke depan.
“Seperti beras, perkiraan ketersediaannya mencapai 34.183 ton, kebutuhannya 7.649 ton. Ketahanan stok beras ini bisa sampai 99 hari ke depan,” ujarnya.
Alfiadi mengakui di bulan ini memang sempat terjadi kenaikan harga pada cabai besar. Harga cabai besar pada pekan pertama Februari menyentuh level Rp46 ribu per kilogram. Sedangkan di akhir Januari lalu hanya berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per kilo.
“Merangkak naiknya harga cabai besar karena kurangnya pasokan dari daerah penghasil. Selain itu semakin dekatnya Ramadan yang biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat untuk stok bahan makanan, sehingga memicu kenaikan harga,” katanya.
Ia menambahkan, memastikan pemenuhan kebutuhan pangan di Kota Padang agar tetap terus aman hingga setelah Idul Fitri 1447 H, Pemko Padang memiliki langkah strategis. Rencana aksi yang akan dilakukan yakni melaksanakan penguatan cadangan pangan pemerintah (CPM), di tahun 2026 ini pengadaan CPPD Kota Padang sebesar 30 ton.
Selain itu, Pemko Padang juga akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam mengurangi gejolak harga komoditas pangan. Pemantauan harga harian dan intervensi secara cepat ketika terjadi lonjakan harga tidak wajar, juga dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....