Luruskan Isu Kendaraan Dinas, Pemkab Agam Gelar Konferensi Pers
- 09 Feb 2026 16:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID,Padang - Pemerintah Kabupaten Agam secara terbuka meluruskan polemik pengadaan kendaraan dinas yang menjadi sorotan publik. Dalam konferensi pers di Aula Kantor Bupati, Sabtu 7 Februari 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi AR, menegaskan, kebijakan tersebut murni masalah momentum dan sama sekali tidak berkaitan dengan kondisi bencana alam yang sedang melanda daerah tersebut.
Muhammad Lutfi menyebutkan, berdasarkan tanggapan salah seorang anggota DPRD Agam, yang dipersoalkan bukanlah proses pengadaannya, melainkan momen pengadaan tersebut. Jika ditelisik secara mendalam, pengadaan dilakukan jauh sebelum terjadi bencana di Kabupaten Agam.
| Baca juga: Padang Seleksi Wali Kota Cilik dan Duta Anak |
“Pengadaan kendaraan dinas ini diajukan dan disetujui sebelum terjadinya bencana alam di Kabupaten Agam, di tahun 2025,” ungkap Luthfi. “Prosesnya pun telah sesuai dengan prosedur serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”
Muhammad Luthfi juga menyebutkan, pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Agam tidak mengajukan pengadaan kendaraan dinas, baik untuk bupati, wakil bupati, maupun istri bupati dan wakil bupati. Isu yang menyebutkan adanya pengadaan mobil dinas untuk istri kepala daerah tersebut, kata Luthfi, tidak benar.
“Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran - DPA, pengadaan kendaraan yang tercantum hanya dua unit kendaraan jenis SUV sub mini bus. Penetapan pemakaian kendaraan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan peruntukannya berdasar kebutuhan,” ujar Sekda Luthfi.
Ia menjelaskan, sebagian besar kendaraan operasional milik Pemerintah Kabupaten Agam saat ini memang sudah layak untuk dilakukan peremajaan, mengingat ada kendaraan yang usianya telah lebih dari 20 tahun. Namun demikian, dengan mempertimbangkan kondisi terkini, khususnya Kabupaten Agam yang tengah dilanda bencana alam, rencana pengadaan kendaraan dinas tersebut akan dikaji ulang.
“Tidak mungkin kita membeli kendaraan dinas sementara kebutuhan untuk pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas utama. Kepentingan masyarakat tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah,” kata Muhammad Luthfi menegaskan.
Konferensi pers tersebut juga dihadiri Asisten III Setda Agam Syatria, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, Roza Syafdefianti. Kemudian Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi, serta jurnalis dari berbagai media.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....